Pages

Showing posts with label kenangan. Show all posts
Showing posts with label kenangan. Show all posts

Friday, December 30, 2011

My 20th

My second birthday with someone special in my life. Nglanggeran, Gunung Api Purba yang ada di Kabupaten Patuk Gunung Kidul. Sesutu yang direncanakan mungkin, tapi sedikit berantakan karena ada beberapa hal yang musti dikerjakan selain rencana ini. Yang akhirnya kami berhasil mengambil sedikit waktu untuk real vacation to Gunung Api Purba.
Mungkin saya akan selalu mengenangnya dalam setiap moment ulang tahun saya :)

Friday, July 8, 2011

8 Juli 2011


Bukan sebuah kenangan, dan aku memutuskan melakukan perjalanan ini karena aku ingin menghapus kembali jejak langkah tawa kita..
Aku yakinkan niatku, aku teguhkan pendirianku.
Tapi disaat seperti ini kenapa kamu tiba2 ngehubungin aku, setelah sekian lamanya.
Jujur, aku kembali takut untuk menghapus semua jejak langkah kita,
Aku udah ga ingin kamu, aku udah berusaha nutup kamu,
Tapi dengan tiba2 kamu hubungin aku, dan obrolan yang ga banget buat aku terima.
Hela nafas yang aku keluarkan seakan melengkapi deritaku, sekian lama aku menuju terang tapi seperti biasa kamu tiba2 muncul, melenyapkan semua usahaku..
Dan berita yang paling menyedihkan lagi, kamu akan hadir kembali ditengah2 kelompok kita. ini sungguh bayangan yang mengerikan.

Tapi, aku harus menjadi pribadiku yang tenang kembali, aku tau kalo ini hanya cobaanku untuk mendapatkan apa yang terbaik.
Dan aku hanya berkabar, tunggu aku taman Edelweis yang selalu menjadi saksi janjimu untukku :)

Wednesday, June 29, 2011

Apa ini??

29 Juni 2011

Ga ada rasa apa-apa, tapi abis chating sama temen nan jauh aku masih liat icon YM kamu online. Dan aku langsung inget sama semua masalah yang terjadi disini, dulu dan sekarang. Merasa ternyata banyak orang yang ga suka sama aku, entah itu sifat, kelakuan, perkataan dan apalah itu dari diri aku. Dari orang yang sebelumnya deket sama kamu ga suka kalo aku sama kamu deket, malah sampai sekarang dia masih dingin sama aku. Lalu orang yang yang suka sama kamu pada saat bersamaan aku deket sama kamu. Dan berlanjut orang yang benci sama kamu itu juga benci sama aku.
Aku salah? Iya mungkin, karena deket sama kamu, orang yang selalu dipandang orang namun malah deket sama orang macam aku.
Dulu emang aku berusaha ngertiin mereka, hingga akhirnya teman-teman yang sebelumnya dekat denganku pun ikut menjauh. Dan selanjutnya aku ga pernah berfikir bagaimana seharusnya, tapi aku selalu berpikir bagaimana yang membuatku bahagia.
Jalan kehidupan ga pernah berhenti, dari yang mulus sampai yang terjal dan hampir aku menyerah. Tapi semua aku lewatin, walaupun aku banyak kehilangan sesuatu yang berharga.
Tapi, ternyata tidak berselang terlalu lama sebuah masalah layaknya tembok China ku terjang muncul kabut hitam tebal dan pekat datang. Tapi aku belum mau menyerah hingga aku berkata menyerah.
Kabut tebal itu ga bisa pergi, malah menambah pekat, hingga aku ga bisa melihat orang-orang disekelilingku termasuk kamu. Tangisan sudah pecah, teriakan selalu mengiringi, dan karena ternyata mendapati ga ada yang ada disamping aku ketika aku menghadapi situasi ini, termasuk kamu. Aku pun benar-benar menyerah.
Sekarang, semua berubah. Akupun menjadi seseorang yang dulu, aku menyadari bahwa hal yang aku lakukan kemarin sangat merugikanku. Beberapa hal yang sangat berharga itu hilang, aku ingin mencapainya, tapi apa aku masih layak?
Aku pikir semua akan terasa berat. Tapi, aku menemukan arti kehidupan dan orang-orang didalamnya. Satu persatu aku perbaiki, namun ga bisa layaknya kesempurnaan yang aku bayangkan. Dan memang hidup itu ga harus apa yang kita ingin, hidup itu adalah menjadi yang terbaik.
Namun, setelah berjalan sekian lama, aku masih saja dihinggapi rasa bersalah. Tiba-tiba aku tau masih banyak yang membenciku, aku terus mencari jawaban. Kenapa harus aku yang terlihat kau benci? Dan aku menemukan kenyataan lagi bahwa kamu juga membenciku, kau menolak membalas pesanku, kau menghapus semua kenangan, dan juga hanya sebuah media social network saja kau hapus namaku.
Sakit, karena setelah perjuanganku mempertahankanmu, sekarang malah kamu juga membenciku. Padahal aku pernah bertanya, kenapa disaat banyak orang membenciku kamu malah mendekatiku? Dan jawaban yang realistic keluar “karena aku lebih tau kamu daripada orang-orang sekitar”.
Sekarang aku menunggu jawaban jujurmu, kenapa kamu sekarang juga membenciku?



Tuesday, June 14, 2011

Edelweis

Edelweis

Aku persembahkan bunga Edelweis ini untukmu kasihku
Edelweis?
Karena kasihku kepadamu seperti bunga Edelweis
Berada di puncak gunung yang tinggi
Pengorbanan dan perjuangan untuk mencapainya
Kasihku kepadamu cantik laksana bunga Edelweis, wangi, lembut, putih suci
Edelweis yang tak pernah layu meski sudah ku petik dan terhambur jatuh menghiasi wajahmu
Tapi, tak akan tega aku merusaknya, membawanya ke tempat asingnya
Terimalah harumnya, walaupun hanya dalam sebuah bingkai foto
Hingga suatu saat nanti kau akan ku bawa serta mengunjunginya
Menikmati kasih Edelweis kita
Abadinya cinta kita

-Padang Edelweis Sindoro-
Karena suatu waktu kita menorehkan tinta dalam catatan kenangan, walaupun kini kita tak bersama, berikanlah abadi edelweis kita
-argoPUTRI-


Friday, May 20, 2011

Part of My Story



4-01-2011

Apa aku terlalu kuat hingga semua bisa aku tahan? Bisa aku lakuin? Bisa aku lewatin?
Atau aku hanya pura-pura kuat?
Jujur, aku belum bisa menerima akhir ini..
Aku masih berjalan sesuai langkahku, aku masih selalu berharap ga ada akhir kecuali mati.
Indah bakal datang pada waktunya, hal itu yang selalu tertanam di benakku..
Ilmu ikhlas memang sulit L

Wednesday, March 30, 2011

kenangan kita :)

Photobucket

Yes, just part of yesterday

Sunday, March 13, 2011

someone lost in my heart

Jika satu-satunya cara untuk kita agar tetap bersama adalah dalam mimpi, maka aku akan tetap tidur selamanya..

aku ingin terus tidur agar aku tak pernah tau kenyataan yang terjadi.. karena aku tak bisa terima kenyataan yang terjadi di dalam hubungan kita..



I really miss you so bad :(

Friday, March 4, 2011

01-03-11 02:48

I am a LOSER!!!!



mungkin kata itu tepat buat aku saat jam itu..
aku udah berusaha buat nolak kamu, aku ngehindar dari kamu tapi kenapa masih maju?
aku bukan mainan boy, aku bukan sesuatu yang bisa kamu mainin dan kalau udah bosen kamu biarin terpuruk di sudut ruanganmu..

huh,,
rasanya susah banget buat masuk lagi di ruangan itu,, terlalu banyak kenangan pahit dan manis, dan paling akhir adalah pahit yang belum bisa terlupa walaupun rasa manisnya juga lebih dari itu..
tapi kenapa kamu giring aku lagi ke ruangan itu??
apa maksud kamu??
aku ga ngerti, tiba-tiba kamu berubah tidak seperti kita bertemu terakhir kali..

BINGUNG
itu jawabmu..
enak banget kamu ya,, begitu kamu bingung kamu langsung nyari sandaran buat bikin kamu nyaman..
kamu ga inget waktu kamu ninggalin aku kemarin? siapa yang jadi sandaranku? aku, siapa yang usab air mataku? aku, siapa yang nenangin diri dan bikin aku senyum? aku,
tapi sekarang kamu dengan enaknya bilang banyak masalah,,
hei boy,, aku belum bisa maafin kamu,,
kalau kata orang itu karma aku juga ga tau musti gimana, kamu yang bikin situasi jadi buruk..
aku ga bermaksud buat semua kacau, aku cuma bilang aku pengen bales kamu, tapi apa ada usahaku buat lakuin itu? ga, karena aku ga niat lakuin itu, tapi aku tetep belum bisa maafin kamu..

dan kau kembali genggam tanganku,
ga boy,
aku selalu diposisi yang salah, aku cuma pengen tenang boy, aku sudah mulai merajut mimpi, tapi kau kembali masuk ke dalamnya..

apakah ini akan terus berlangsung boy??
dulu ya dulu (aku mulai memahami dulu)
tapi sekarang? kenapa harus berbuat salah lagi?? saat kita tahu ini salah..

Saturday, February 5, 2011

Mulai merajut mimpi kembali, beberapa bulan ini aku terlalu terpuruk dengan keadaan yang hanya karena sebuah rasa. Mungkin inilah jalanku saat ini. aku sendiri, menikmati mimpiku. walaupun mimpiku yang sebenarnya telah kau hancurkan. bodoh memang meninggalkan seseorang yang seharusnya tak kutinggalkan. Tapi sekarang harus menerima kenyataan, Dia bukan untukku aku bukan untuknya.
Tapi, mimpi-mimpi yang satu persatu kita raih harus ku lanjutkan lagi, Walaupun mungkin kau melupakan mimpi kita. inilah kehidupan, Aku suka kehidupan, aku suka masalah, aku suka meraih mimpi.
Biarkan kita sama-sama berjalan berjauhan, Walaupun aku masih ingin dirimu, walaupun kamu sudah mempunyai eidelweis baru, tapi suatu saat kau akan sadar siapa mimpimu  sebenarnya :)

Thursday, February 3, 2011


19 Maret 2009

Hari itu mungkin hari yang berkesan buat aku dan kamu, pertama kali kamu buat kejutan, pertama kali pula aku diberi cincin dan bunga…
Berjalan diantara cahaya lilin-lilin yang kau tata, seakan terang akan selalu menyelimuti kegelapanku…
Potret-potret yang kamu susun..
Dan cincin yang kau sematkan di jariku..
Ga pernah aku bayangin kamu bakal lakuin hal itu ke aku…
Seakan kamu dan aku adalah manusia di dunia dongeng yang pasti ga pernah kamu tahu J
“jadi yang terakhir buatku ya”
Senyummu mengembang
“akh, kenapa kata itu lagi? hidup kita masih panjang”
Kita habiskan malam berdua lagi..
Biarkan malam itu milik kita berdua..
Walaupun akhirnya kamu ninggalin aku..
Karena aku tau kamu,, biarpun sekarang kamu menjadi milik orang lain..
Tapi bau tubuhmu masih tersimpan di pikiranku…
-buat kamu-